Setelah berjalannya hari-hari, melihat berbagai peristiwa, menemui banyak orang dan merasakan berbagai macam rasa Ternyata bahagia itu sederhana, Sangat sederhana malah Bahagia itu ketika kita menikmati setiap langkah hari-hari kita dengan rasa syukur, berjalan di sepanjang trotoar jalan saat senja, menikmati Kilauan lampu-lampu jalan, bertemu orang banyak dengan berbagai profesi dan karakter di dalam kereta, berinteraksi dengan orang-orang dengan latar belakang dan sudut pandang berbeda, mendengar celotehan mereka, menikmati macetnya jalanan yang panjang berekor, hingga bisingnya klakson kendaraan ketika macet sedang berlangsung. Hemm ternyata menyenangkan. Atau melihat anak-anak kecil tanpa alas kaki sedang berlari-larian menjajakan dagangannya, menjual suara mereka dari satu bis ke bis lain, atau mereka yang menyediakan jasa ojek payung ketika hujan sedang turun. Melihat mereka dengan segala kepolosan dan kesederhanaan yang mereka punya. Mereka yang tertawa riang men...
Comments
Post a Comment