Kamu tidak harus mempunyai segalanya untuk membuat hidupmu bahagia, cukup dengan mensyukuri segala nikmat yang telah Allah berikan kepadamu itu sudah cukup membuat hidup mu bahagia,
Sadar atau tidak sering kali kita lebih mengkhawatirkan segala sesuatu yang sebenarnya itu sudah di atur dari awal bahkan jauh sebelum kita di lahirkan. Terkait masa depan kita, rezeki kita juga jodoh. kita lebih sering mengkhawatirkan itu Padahal masing-masing dari kita sudah tahu itu sudah di atur olehNya.. Bahkan jatuhnya pensil di atas meja belajar kita sudah tercatat di lauhul Mahfudz. kita sering mengkhawatirkan terkait sesuatu yang sudah pasti di banding sesuatu yang belum ada kepastiannya. tentang amalan ibadah kita apakah itu sudah sempurna ? apakah amal ibadah kita di terima olehNya ? Apakah pada akhirnya kita akan berakhir dengan Husnul khatimah atau tidak ? Kita sering sekali absen tentang itu semua Bahkan terkadang kita sering lupa bahwa tujuan kita hidup di dunia ini semata-mata adalah untuk beribadah kepadaNya Atau bahkan kita ingat tapi mengacuhkannya dengan dalih bahwa kita masih muda, kematian masih sangat jauh, padahal Kematian tidak pandang usia ...
Sebab setiap jalan hidup yang Allah berikan terhadap setiap hambaNya merupakan yang terbaik untuk hidupnya. Masing-masing Jalan hidup kita memang tak sama Kita memiliki letak ujian yang berbeda, nikmat yang berbeda juga penyampaian cintaNya yang berbeda namun memiliki kadar yang sama. Jangan pernah membandingkan hidupmu dengan orang lain, sebab kita sama-sama di uji olehNya. Ujianku, Ujianmu, ujian kita, ujian mereka, memiliki kadar yang sama di mataNya.
Kau tahu hal yang paling melenakan di dalam hidup ini apa ? Hal yang melenakan adalah waktu Iya waktu... Waktu yang mungkin selama ini sering kita abaikan Waktu yang selama ini sering sekali kita lupakan Waktu... Yang mungkin sebagian dari Kita menghabiskan waktu dengan melalang buana mencari berbagai hal di dunia Maya Sibuk mencari hal yang sedang ngetren saat ini Sibuk membandingkan hidup kita dengan pencapaian yang telah di raih oleh teman kita Atau kita sibuk, sibuk dengan memikirkan seseorang yang belum tentu ada di dalam Suratan takdir. Juga sibuk menghabiskan waktu untuk mencari lembaran-lembaran bergambar yang menurutmu itu sangat berharga Menurut sebagian orang waktu itu adalah uang, Sehingga banyak orang-orang yang menghabiskan waktunya atau mungkin sampai merenggut kebahagiaan nya hanya untuk mengumpulkan receh demi receh atau lembaran demi lembaran, Menurut agamaku waktu itu adalah pedang Hingga jika kita tidak pandai mengaturnya, maka bersiaplah kita aka...
Comments
Post a Comment